Kab. Garut (WP),- Bertempat di ruang Komisi 4 DPRD Kab. Garut, Jumat 2 Mei 2025 Gawat (Garda wartawan Kuat) menggelar audensi dengan komisi 4 perihal adanya dugaan pungli yang selama ini di keluhkan oleh para kepala sekolah di lingkup TK dan PAUD, kober dll. Di Kab. Garut di karenakan berbagai pungutan tersebut sangat memberatkan mereka, dan audensi itu sendiri di hadiri Kasi Dikmas PNF Iyan dan Kasi Paud Awat Setiawati serta Ketua IGTK Kab. Garut Tati Nurbaeti dan juga Ketua Himpaudi Kab. Garut Lilis.
Dalam komentarnya Tata Nuraeti atau yang lebih di kenal Beti sebagai Ketua IGTK Kab. Garut menyampaikan bahwa IGTK Kab. Garut mengetahui adanya pungutan uang kepedulian dan lain-lain tapi tidak pernah mengkondisikan dan menerima setoran seperak pun dari IGTK kecamatan dari pungli uang kepedulian dan pungutan-pungutan yang lainya, menurut Beti itu semua pungutan dari mulai pungutan uang kepedulian, dan iuran apapun serta penjualan apapun itu semua inisiatip IGTK kecamatan bukan dari IGTK Kabupaten Garut,” tuturnya.
Begitupun Lilis sebagai Ketua Himpaudi Kab. Garut tidak pernah menerima setoran dari pungutan uang kepedulian yang di pungut oleh Himpaudi Kecamatan. tetapi kalau uang iuran Guru ia mengatakan menerima di tampung di bendahara Himpaudi.
Dari hasil audensi tersebut di hasilkan sebuah kesimpulan yang di Tuangkan dalam berita Acara hasil audensi yang memuat dua poin penting
1. Bahwa IGTK dan Himpaudi Tingkat Kab. Garut tidak pernah mengkondisikan dan menerima setoran pungutan uang kepedulian dan lain lain dari IGTK dan Himpaudi tingkat kecamatan, dan pungutan uang kepedulian dan lain-lain semua itu inisiatip IGTK dan Himpaudi tingkat kecamatan.
2. Bahwa IGTK dan Himpaudi tingkat Kabupaten Menghimbau kepada IGTK dan Himpaudi tingkat kecamatan untuk menghentikan segala bentuk pungutan yang tidak perlu. Demikian hasil audensi ini di buat untuk di jadikan bahan dan tindak lanjut sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Itulah dua poin kesimpulan yang tertuang dalam berita acara hasil audensi tersebut.
Sementara ketua Komisi 4 Asep Rahmat menyarankan kepada Disdik dan IGTK serta Himpaudi tingkat kab garut untuk meningkatkan sosialisasi dan pembinaan kepada organisasi di bawahnya,”Pungkasnya. ( Red )














