Kab Bandung Barat ( Warta Pasundan ) – Musibah kebakaran di Kampung Pasir Lodong, Desa Bongas, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Kamis 25)9)2025
Peristiwa tragis tersebut, empat rumah warga habis dilalap si jago merah, dengan total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah Menurut keterangan salah seorang warga, api mulai terlihat saat sebagian warga tengah berada di sawah dan kebun.
Akibatnya, proses evakuasi harta benda sangat terbatas, dan barang-barang berharga tidak sempat diselamatkan. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, berkat upaya gotong royong warga yang bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga memanfaatkan mesin penyedot air dan mengambil air dari Waduk Saguling yang tidak jauh dari lokasi.tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun ada warga saat membantu memadamkan api kena luka.
Pemerintah Desa Bongas, setelah menerima laporan dari warga, langsung menghubungi berbagai pihak terkait seperti PLN, Pemadam Kebakaran (Damkar), Camat Cililin, dan BPBD KBB.
Namun, akses menuju lokasi yang berada jauh dari jalan utama membuat mobil pemadam tidak bisa menjangkau titik kebakaran secara langsung. Kondisi ini memperlambat penanganan awal, sehingga pemadaman bergantung sepenuhnya pada warga sekitar.
Pemilik:tersebut Bu DedeSarif,Adin danBu Irah Selain rumah, sejumlah harta benda juga hangus terbakar, termasuk 4 unit sepeda motor, serta perabotan rumah tangga dan surat-surat berharga. Pemerintahan Desa Bongas, melihat kejadian kebakaran tersebut menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah ini.
Pihak desa bersama warga masyarakat akan mengupayakan bantuan logistik darurat dan tempat penampungan sementara bagi keluarga korban.
Semoga melalui kejadian Musibah kebakaran tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiap siagaan dan sistem mitigasi bencana di wilayah pedesaan, terutama yang sulit dijangkau kendaraan besar seperti mobil pemadam kebakaran.
Serta menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di musim kemarau saat ini.
Sampai saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, dan pihak desa akan terus berkoordinasi dengan BPBD serta aparat setempat untuk memastikan keamanan dan tindak lanjut bagi para korban.
Rep Iis Asci















