Kab. Tasikmalaya (WP),- Bencana tanah longsor melanda Desa Pusparaja, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Senin pagi, sekitar pukul 03.30 WIB, mengakibatkan akses jalan utama Cigalontang tertutup material lumpur sepanjang sekitar 50 meter di Kp Maleer Rt. 01 Rw. 01
Danramil Letda Gazali Rahman mengatakan longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan itu sejak malam hingga pagi. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Korban jiwa nihil, tapi jalan utama Cigalontang – Langkob lumpuh total karena tertutup material tanah. Pembersihan harus segera dilakukan dengan alat berat karena ketebalan lumpur mencapai 2 hingga 3 meter,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerugian material masih dalam proses pendataan. Untuk sementara, lalu lintas kendaraan dari Cigalontang menuju Langkob dialihkan ke jalur alternatif.
Kondisi kemarau basah yang masih berlangsung pada 2025 ini, diduga turut memperparah risiko pergerakan tanah di kawasan Cigalontang.
“Alhasil dapat mengevakuasi material longsor dan dapat membersihkan material di lokasi kejadian. ” Kepala Desa Ajo Sutarjo, mengucapkan terima kasih kepada Danramil 1213/Cigalontang Letda Cke Gazali Rahman bersama Babinsa Desa Pusparaja Serda Budi yang telah memimpin evakuasi longsoran tanah dan pohon yang menutup jalan di wilayahnya.
“Mewakili seluruh warga Desa Pusparaja, khususnya yang terdampak hujan malam tadi hingga pagi, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Danramil Letda Cke Gazali Rahman beserta jajarannya yang telah meluangkan waktunya untuk mengevakuasi tanah longsor dan pohon-pohon tumbang di wilayah Desa Pusparaja.” Ucapnya.
Menurut keterangan Danramil 1213/Cigalontang Letda Cke Gazali Rahman, mengatakan kepada awak media warta pasundan, “ini sudah menjadi kewajiban bagi kesatuan Koramil 1213/Cigalontang, apalagi menyangkut keamanan masyarakat adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan, semoga bisa bermanfaat dan mengurangi beban bagi masyarakat sekitar terjadinya musibah longsor,” Pungkasnya.
Rep. Adas Is















