Garut, Wartapasundan.com- Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Anwarul Huda yang berlokasi di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut, dalam tata kelola anggaran dinilai semerawut dan sarat penyimpangan.
Kesemerawutan tersebut tampak terlihat ketika awak media sambangi Sekolah itu, Selasa (11/11/2025). Dari mulai bangunan fisik yang minim perawatan. Bangunan kantor yang tampak kumuh hingga tata kelola keuangan, disinyalir dimonopoli pihak Yayasan.
Kepala Sekolah Imas Hodijah tidak berhasil ditemui, melalui sambungan sekurangnya, Imas Hodijah menyebut bahwa pengelolaan anggaran bisa langsung konfirmasi ke bendahara.

”Saya kebetulan sedang ada rapat di Garut, jika mau konfirmasi silahkan ke Bu Ina selaku bendahara sekolah dan pengurus Yayasan” ungkapnya.
Sementara itu, Ina selaku bendahara juga tidak bisa diminta konfirmasi. Menurut keterangan salah seorang staf Tata Usaha, Ina sedang ada keperluan keluarga.
”kalau tadi Bu Ina ada mengajar, tapi barusan katanya keluar ada keperluan ngantar orang tuanya berobat” Ucap Staf.
Lebih lanjut Staf TU tersebut memberikan nomor telepon yang ternyata adalah bukan nomor Ina, melainkan nomor Ketua Yayasan, Asep Ridwan.
Berhasil ditemui ditempat terpisah, Asep Ridwan mengelak apa yang dikonfirmasi awak media terkait data Siswa dan penerapan anggaran.
”Kami rasa sudah sesuai jumlah peserta didik dan penerapan anggaran, besok saja kita pantau bersama”Elaknya.
Dilain pihak para siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang berhasil diwawancarai menuturkan menerima bantuan tidak utuh.
”Uang PIP nya sebagian dipotong untuk bayar tunggakan ke Sekolah, jadi keterimanya tidak utuh. Saya hanya menerima 800 ribu. jumlahnya tidak sama sesuai nilai tunggakannya” tuturnya.
Indikasi adanya dugaan penyimpangan, baik keuangan hingga kebijakan yang terjadi di Sekolah itu tampak jelas. Adanya ketimpangan antara data dengan faktual.
Yayasan yang diketahui miliki Dua lembaga pendidikan formal tersebut, terkesan mendominasi dan lakukan monopoli penggunaan bantuan. Dengan tanpa mengindahkan aturan yang telah ditetapkan?
***Nitana/Her












