Garut, wartapadundan.com – Ratusan warga Kecamatan Leles Kabupaten Garut, padati Kantor Pos Indonesia Cabang Leles, Rabu (17/12/2025). Dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (BLT DBHCHT).
Sekurangnya 511 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)yang tersebar di 12 Desa di Kecamatan Leles terdata sebagai petani/buruh tani menerima bantuan dalam bentuk tunai senilai 1,2 juta.
Penyaluran BLT DBHCHT yang dilaksanakan, merupakan tahap pertama dari calon penerima yang terdata 1086 KPM di Kecamatan Leles. Dihadiri segenap unsur termasuk Camat Leles dan para Kepala Desa dengan melibatkan organisasi SPSI.

Pantauan dilokasi penyaluran berjalan dengan tertib dan kondusif. Sejumlah KPM mengaku sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya Bantuan tersebut.
” Kami sangat senang dan merasa terbantu dengan bantuan langsung yang kami terima secara tunai dan utuh tanpa potongan. Ditengah ekonomi yang cukup sulit, bantuan ini sangat bermanfaat. Kami akan gunakan sebaik mungkin” ujar Warga.
Sementara itu mekanisme penyaluran bantuan menurut petugas pos Indonesia diatur sedemikian rupa dengan berbekal dokumen.
”Para calon penerima yang telah terdata, kami undang dengan membawa KTP asli dan Kartu Keluarga sesuai data. Hari ini penyaluran baru sebagian, sisanya insyaallah besok disalurkan kembali” tuturnya.
Berdasarkan Surat Edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Nomor 400.9.7/6779/Dinsos, penyaluran BLT DBHCHT Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan mulai 15 hingga 19 Desember 2025, tersebar di seluruh kantor cabang dan kantor kecamatan PT Pos Indonesia se-Kabupaten Garut.
Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial menugaskan para camat dan kepala desa untuk membantu kelancaran penyaluran, termasuk menginformasikan jadwal pencairan dan persyaratan administrasi kepada para penerima manfaat.
Program BLT DBHCHT ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, serta buruh tani cengkeh yang terdampak kondisi ekonomi, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
** Firman/Her














