Kab Bandung ( Warta Pasundan ) Dampak di hapus nya Bantuan Pendidikan Menengah Universal ( BPMU ) Bantuan Hibah dari Pemerintah Provinsi sejumlah Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan menjerit. Selasa 3)2/2025
Menurut penuturan para Kepala Sekolah Swasta baik Sekolah Menengah Atas ( SMA ) maupun Sekolah Mengah Kejuruan ( SMK ) Khusus nya di Jawa Barat Sumber keuangan Sekolah yang tadi nya berasal dari Dana Hibah BPMU di tambah hasil Swadaya dari masyarakat atau orang tua siswa keberadaan keuangan di Sekolah normal jadi berbagai kebutuhan Sekolah baik upah maupun Administrasi lain nya semua nya bisa terkaper dengan baik ,tapi setelah di hapus nya Bantuan Hibah Dari Provinsi secara otomatis pendapatan sumber keuangan di Sekolah secara dratis menurun hingga menyulitkan meminig keuangan untuk menutupi kebutuhan biaya operasional di lingkungan Sekolah
Untuk menghindari terjadi keterpurukan adminutrasi di lingkungan Sekolah saat ini di masing 2 Sekolah baik Sekolah dan Stap Sekolah Menengah Atas ( SMA ) dan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Khusus nya di Wilayah Provinsi Jawa Barat berinisiatip dan berupaya menyusaikan kemampuan untuk mencapai hasil dan tujuan maksimal dengan penggunaan sumber daya ( biaya ,tenaga ,bahan ) seminimal mungkin mencakup penggunaan metode terbaik untuk menghindari pemborosan
Dampak dari Efisiensi tersebut mungkin di rasakan para Kepala Sekolah Guru ,atau tenaga pendidikan ,Stap dan Pegawai di lingkungan Sekolah swasta karena akibat dari di berlakukan Pengupahan / Gajih di Efisiensi kan pendapatan jadi minim atau berkurang mengakibatkan kebutuhan nya tidak terpenuhi
Rep Agus BR Warta Pasundan













