Garut, wartapasundan.com|| Salah satu peristiwa yang cukup mencengangkan dan mencoreng citra dunia pendidikan di Kabupaten Garut, beberapa waktu silam. Adalah terjadinya dugaan asusila yang dilakukan seorang Guru Mapel PAI berinisial D kepada sejumlah Siswi SDN 2 Leles Kabupaten Garut.
Kendati peristiwa tersebut luput dari sorotan media, hingga penyelesaian persoalan pun disinyalir berakhir damai. Namun atas penolakan wali murid, oknum Guru D akhirnya dipindahtugaskan ke Sekolah lain.
Pindah tugas mengajar D ke tempat baru yakni SDN 1 Dano, masih dilingkup Kecamatan Leles. Sebagai Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berstatus P3K. Ternyata tak berjalan mulus, keberadaan D mengajar di Sekolah barunya juga mendapat penolakan dari sejumlah Warga dan Wali murid SDN 1 Dano.
Penolakan tersebut dikabarkan dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Dano dengan layangkan surat penolakan ke Kantor Kordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Leles namun akhirnya surat tersebut bermuara di Disdik Garut.
“Kami tidak mau menerima Guru yang berperilaku tidak baik, terlebih lagi ini tindakan asusila, kami takut anak kami menjadi korban,” Tutur salah seorang wali murid yang tak mau namanya disebut.
Ketika hal tersebut hendak dikonfirmasi awak media, berkali coba sambangi SDN 2 Leles. Kepala Sekolah Yuyum, sulit ditemui untuk diminta penjelasannya. sementara informasi yang berkembang, D masih tercatat dalam Dapodik sebagai tenaga pendidik di Sekolah itu.
Berhasil terkonfirmasi melalui sambungan seluler, Kepala SDN 1 Dano, Ijang tidak menampik hal itu. Dia menjelaskan persoalan tersebut sudah ditangani Disdik Garut.
“Memang benar yang bersangkutan dilakukan pembinaan selama 3 Bulan di SDN1Dano, bukan mutasi karena statusnya P3K. Memang ada komplen dari wali murid dan MUI Desa Dano. Saat ini yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan psikologis oleh PPA dan persoalannya sudah ditangani Disdik Garut”, ucap Ijang.
Sejauh ini hingga berita dilansir, Disdik Garut belum dapat memberikan keterangan resmi terkait hal itu.
***Her
Oknum Guru SD di Leles Terduga Pelaku Asusila Dikabarkan Ditolak Kembali Mengajar?











