Kab. Tasikmalaya (WP),- Hubungan antara dunia usaha dan insan pers di jawa barat memasuki babak baru. Pembina Forum Wartawan Priangan (Forwapi) menggelar agenda silaturahmi bersama awak media dalam tajuk Silaturahmi dalam Kondusivitas Dunia Usaha di kediaman pembina (Sunaryo) Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (17/3/2026).
Pembina Forwapi (Sunaryo) yang akrab di sapa abang, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang selama ini terjalin antara pelaku usaha dan media. Menurutnya, relasi keduanya bukan sekadar hubungan formal antara narasumber dan pewarta, melainkan kemitraan strategis yang saling menopang.
“Dunia usaha dan media tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Peran strategis jurnalis bagi dunia usaha sangat besar,” ujar Bang Sunaryo di hadapan insan pers.
Ia menilai, media memiliki kontribusi penting dalam menyampaikan informasi ekonomi secara akurat dan berimbang kepada masyarakat. Pemberitaan yang komprehensif dinilai mampu membantu menciptakan suasana usaha yang lebih kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sektor bisnis.
Selain sebagai penyampai informasi, media juga berfungsi sebagai sarana edukasi publik mengenai dinamika dunia usaha dan ketenagakerjaan. Bang Sunaryo menekankan bahwa pemahaman yang utuh akan realitas di lapangan dapat mendorong terciptanya stabilitas sosial dan ekonomi.
“Pemberitaan yang konstruktif membantu menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Dunia usaha membutuhkan kepastian hukum, stabilitas keamanan, serta iklim sosial yang tenang dan rasional,” katanya.
Bang Sunaryo juga mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga komunikasi yang sehat dengan dunia usaha. Kolaborasi yang erat antara jurnalis dan pengusaha, kata dia, menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Dadang juga turut menyampaikan pandangan mengenai tantangan industri media di tengah perubahan ekosistem digital. Pertemuan itu pun menjadi ruang refleksi bersama bahwa sinergi antara dunia usaha dan media tetap relevan dalam menghadapi dinamika ekonomi di Tahun 2026 ini,” Pungkasnya.
Rep. Adas Is















