Scroll untuk baca artikel
Berita

Jeritan Pencari Keadilan: Ajukan Gugatan Perlawanan, Ruko Janda di Cimahi Tetap Dieksekusi Paksa PN Bale Bandung

×

Jeritan Pencari Keadilan: Ajukan Gugatan Perlawanan, Ruko Janda di Cimahi Tetap Dieksekusi Paksa PN Bale Bandung

Sebarkan artikel ini

CIMAHI, Wartapasundan.com*— Tangis dan rasa ketidakadilan menyelimuti Ny. YZ (56 tahun). Ruko tempat usaha material bangunan miliknya yang terletak di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas), Cimahi, kini harus dikosongkan secara paksa. Upaya hukum gugatan perlawanan yang tengah ditempuhnya seolah tak berarti di hadapan juru sita Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung.

Warta Pasundan
Gulir untuk membaca

Padahal, ruko tersebut merupakan aset berharga hasil usaha bersama mendiang suaminya. Ny. YZ mengaku tak berdaya melawan eksekusi pengosongan yang dinilainya terburu-buru dan tidak adil.

Dieksekusi di Hari Sidang Pertama Pihak Ny. YZ menyatakan telah menempuh jalur hukum secara resmi dengan mengajukan gugat perlawanan atas penetapan eksekusi pengosongan tersebut. Perkara ini telah terdaftar di pengadilan dengan **Nomor 139/Pdt.Plw/2026/PN.Blg**.

Namun, ironisnya, PN Bale Bandung dinilai enggan mendengar keluh kesah masyarakat pencari keadilan. Pengadilan langsung melaksanakan eksekusi pengosongan ruko pada tanggal 28 April 2026 hari yang sama saat sidang pertama gugat perlawanan tersebut baru saja dibuka. >

“Kami sudah mengajukan gugat perlawanan. Namun PN Bale Bandung tampaknya tidak perlu mendengar dulu upaya hukum kami, melainkan langsung mengeksekusi pengosongan ruko pada hari yang sama saat sidang pertama dibuka,” keluh Ny. YZ dengan nada kecewa.

Dinilai Cacat Prosedur dan Tabrak Hukum Acara** Ny. YZ melalui keterangannya menyoroti adanya kejanggalan dalam proses pelelangan objek Hak Tanggungan yang diajukan oleh BRI Kantor Cabang (Kancab) Cimahi melalui KPKNL Bandung.

Menurutnya, pelelangan tersebut dilakukan tanpa melalui prosedur lelang yang semestinya, berbeda dengan eksekusi *hypotheek* yang selalu berpedoman pada hukum acara *Herziene Inlandsch Reglement* (HIR).

“Pelelangan atas objek Hak Tanggungan yang menimpa kami tanpa prosedur hukum acara HIR, namun eksekusi lelang tetap dianggap benar sehingga permohonan eksekusi pengosongan dapat dilaksanakan dengan paksa,” ujarnya.

Baca Juga  KPU Kabupaten Bandung Gelar Rakor Persiapan Debat Publik Pertama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung

Ia merasa upaya hukum bantahan atau perlawanan yang diajukannya menjadi percuma, meskipun secara hukum ada ancaman “batal demi hukum” jika eksekusi lelang tidak sesuai prosedur. >

“Penegakan hukum akan mandul manakala harus berhadapan dengan penguasa atau instansi plat merah, meskipun slogan hukum mengatakan setiap orang mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum (*equality before the law*),” tegasnya.

Dampak Pandemi COVID-19 dan Kejanggalan Nilai Lelang** Sektor usaha yang hancur pasca-pandemi COVID-19 menjadi awal mula petaka finansial yang menimpa Ny. YZ.

Sebagai pedagang material bangunan, usahanya bangkrut dan sulit berkembang akibat dampak ekonomi pandemi. Kondisi ini membuat fasilitas kredit senilai Rp 1 miliar di BRI mengalami kendala dalam pembayaran cicilan.

Bukannya mendapat keringanan bunga kredit atau klaim asuransi, aset ruko milik Ny. YZ justru langsung dilelang oleh pihak bank.

Kejanggalan lain pun muncul dari nilai hasil lelang tersebut.

Harga Pasar Ruko Minimal Rp 7,5 Miliar Harga Hasil Lelang Bank Rp 2,5 Miliar ,Sisa Tunggakan Diklaim: Rp 85 Juta

Meski ruko berharga miliaran tersebut telah berpindah tangan dengan harga murah lewat lelang (Rp 2,5 miliar), Ny. YZ mengaku aneh karena pihak bank menyatakan dirinya masih memiliki sisa tunggakan sebesar Rp 85 juta.Kemana Lagi Kami Harus Berlindung?

Eksekusi pengosongan ini menyisakan trauma mendalam bagi keluarga Ny. YZ. Ia merasa lembaga peradilan yang seharusnya menjadi benteng terakhir bagi pencari keadilan justru bersikap arogan dan menggunakan kekuasaannya tanpa mau mendengar duduk perkara terlebih dahulu.

“Dengan dilaksanakan eksekusi pengosongan oleh PN Bale Bandung, kemana lagi kami harus berlindung? Pengadilan yang dianggap sebagai satu-satunya tempat mencari keadilan justru bersikap arogan. Makin sulit penduduk negeri ini memperoleh keadilan dan bebas dari belenggu hukum perbankan,” pungkasnya dengan nada pilu.

Baca Juga  HUT Kota Bandung Ke 215, Pemkot Bandung Menggelar Pesta Rakyat

Jurnalis Dedi S, SH/Ccp *Catatan Redaksi: Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berusaha menghubungi pihak Pengadilan Negeri Bale Bandung dan pihak BRI Kancab Cimahi untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan lebih lanjut terkait proses eksekusi tersebut.*

Rep Dedi .S/ Cecep

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 0000171

article 0000172

article 0000173

article 0000174

article 0000175

article 0000176

article 0000177

article 0000178

article 0000179

article 0000180

article 0000181

article 0000182

article 0000183

article 0000184

article 0000185

article 0000186

article 0000187

article 0000188

article 0000189

article 0000190

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 00076

article 00077

article 00078

article 00079

article 00080

article 00081

article 00082

article 00083

article 00084

article 00085

article 00086

article 00087

article 00088

article 00089

article 00090

article 00091

article 00092

article 00093

article 00094

article 00095

article 888836

article 888837

article 888838

article 888839

article 888840

article 888841

article 888842

article 888843

article 888844

article 888845

article 888846

article 888847

article 888848

article 888849

article 888850

article 888851

article 888852

article 888853

article 888854

article 888855

article 888856

article 888857

article 888858

article 888859

article 888860

article 888861

article 888862

article 888863

article 888864

article 888865

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

articel 000000201

articel 000000202

articel 000000203

articel 000000204

articel 000000205

articel 000000206

articel 000000207

articel 000000208

articel 000000209

articel 000000210

articel 000000211

articel 000000212

articel 000000213

articel 000000214

articel 000000215

articel 000000216

articel 000000217

articel 000000218

articel 000000219

articel 000000220

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000171

article 2000172

article 2000173

article 2000174

article 2000175

article 2000176

article 2000177

article 2000178

article 2000179

article 2000180

article 2000181

article 2000182

article 2000183

article 2000184

article 2000185

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 838000451

article 838000452

article 838000453

article 838000454

article 838000455

article 838000456

article 838000457

article 838000458

article 838000459

article 838000460

news-1701