-Kab Bandung (Warta Pasundan )– Untuk kesekian kalinya Stadion Si Jalah Harupat (SJH) dipercaya PSSI sebagai salah satu stadion untuk Piala Presiden tahun 2026.
Stadion kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu bakal menjadi tuan rumah ajang bergengsi nasional maupun internasional, yang diproyeksikan menjadi arena pembukaan sekaligus salah satu lokasi utama penyelenggaraan Turnamen Piala Presiden.
Kepastian tersebut mengemuka saat Bupati Bandung Dadang Supriatna menerima kunjungan jajaran pengurus PSSI di ruang kerjanya di Soreang, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi sekaligus penyampaian rencana resmi penyelenggaraan turnamen pramusim paling prestisius di Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati yang akrab disapa Kang DS (KDS) didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah. Dicky mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung menyambut positif kepercayaan yang kembali diberikan kepada Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue penyelenggaraan Piala Presiden 2026.
“Alhamdulillah, hari ini Bapak Bupati Bandung menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus PSSI terkait pemberitahuan bahwa Stadion Si Jalak Harupat bakal menjadi tempat penyelenggaraan Turnamen Piala Presiden 2026,” ujar Dicky Anugrah, Selasa malam.
Menurutnya, Bupati Dadang Supriatna memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. Kehadiran event nasional itu dinilai bukan hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bandung, tetapi juga akan memberikan dampak positif terhadap sektor olahraga, ekonomi, pariwisata hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan stadion.
Dicky menjelaskan, laga pembukaan Piala Presiden 2026 direncanakan digelar di Stadion Si Jalak Harupat dengan mempertemukan Persib melawan Arena sebagai pertandingan pembuka yang dipastikan akan menyedot perhatian publik sepak bola nasional.
Selain di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, pertandingan Piala Presiden 2026 juga akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai standar penyelenggaraan, Bupati Bandung langsung menginstruksikan Dispora agar melakukan berbagai persiapan teknis dan administratif, termasuk memastikan seluruh fasilitas stadion memenuhi persyaratan yang ditetapkan PSSI.
“Pak Bupati menginstruksikan Dispora untuk mempersiapkan SJH dalam hal pemenuhan seluruh persyaratan penyelenggaraan,” kata Dicky.
Usai pertemuan, tim dari PSSI bersama jajaran Dispora Kabupaten Bandung langsung melakukan inspeksi lapangan di Stadion Si Jalak Harupat. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari kondisi lapangan, ruang ganti pemain, tribun penonton, ruang media, sistem keamanan, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi optimal sebelum digunakan sebagai lokasi pembukaan turnamen bergengsi tersebut.
Bagi Kabupaten Bandung, kepercayaan yang kembali diberikan PSSI menjadi bukti bahwa Stadion Si Jalak Harupat tetap menjadi salah satu stadion terbaik di Indonesia. Rekam jejak stadion ini sebagai tuan rumah berbagai agenda nasional maupun internasional menjadi modal penting untuk kembali menyukseskan Piala Presiden 2026.
Pemerintah Kabupaten Bandung pun berharap penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola berkualitas, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat citra Kabupaten Bandung sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional
.(Apih)














